الرزاق (Maha Memberi Rizki)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Salah satu esensi tauhid adalah keyakinan bahwa Allah satu-satunya yang memberi rizki pada makhluk. Dan untuk melakukan yang demikian Ia tidak membutuhkan pertolongan maupun sekutu. Allah menegaskan hal ini dalam surat Hud ayat 6,

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الأرْضِ إِلا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).

Allah ta’ala memiki dua nama yang menunjukkan bahwa hanya Dirinyalah satu-satunya pemberi rizki; yaitu Ar-Rozzaaq dan Ar-Rooziq. Keduanya mengandung arti bahwa Allah yang memberikan rezeki kepada hamba-hamba-Nya dan yang menjamin setiap jiwa akan kebutuhan makannya.

Allah memberi Makan bukan Diberi makan

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai kekuatan lagi Sangat Kokoh. (QS. Adz Dzaariyat: 58)

Ayat tersebut merupakan statement lain yang menunjukkan allah memberi rizki kepada para hamba. Namun apabila kita mundur ke dua ayat sebelumnya maka akan kita dapati pelajaran yang lebih agung lagi.

Di ayat ke-56 Allah menegaskan bahwa Ia menciptakan jin dan manusia semata-mata untuk beribadah (menghamba dan tunduk patuh) pada-Nya. kemudian di ayat ke-57 Ia menegaskan bahwa diri-Nya tidak perlu diberi rizki dan diberi makan oleh mereka (jin dan manusia).

Rizki bagi Orang beriman

Allah tak hanya memberi rizki berupa materi namun Ia pun memberi dalam bentuk keteguhan iman atau petunjuk kepada jalan-Nya yang lurus. Ia juga menjanjikan rizki berupa surga dan berbagai kenikmatan di dalamnya bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam mempertahankan iman serta beramal salih. Beberapa ayat yang menceritakan bentuk rizki ini dapat ditemukan di Ath Thalaq ayat 11 dan Shaad ayat 53-54.

Bahkan Isa putra Maryam berdoa

قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Isa putra Maryam berdoa, “Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah Pemberi rezeki Yang Paling Utama.(QS. Al Maidah: 114)

Dalam sebuah kesempatan Allah bahkan mengabulkan doa Isa putra Maryam agar dilimpahkan rizki untuk para Hawariyyun (para sahabat beliau) dan Allah pun mengabulkan doa Isa putra Maryam. Allah menurunkan hidangan dari langit untuk disantap para Hawariyyun dan hari tersebut menjadi hari besar bagi mereka.

Allah juga mengancam siapapun yang menuhankan selain Allah setelah turunnya mukjizat ini maka mereka akan ditimpa azab yang pedih di hari kiamat. Di kemudian hari pengikut Isa putra Maryam pun terpecah menjadi yang mempertahankan ajaran beliau dan yang berpaling

Mereka yang berpaling dari ajaran beliau meyakini bahwa Isa putra Maryam adalah tuhan, anak tuhan, atau salah satu dari tiga tuhan.

Adapun yang mempertahankan ajaran beliau terus meyakini bahwa Isa putra Maryam adalah hamba dan utusan Allah yang lahir dari seorang perawan suci. Mereka menunggu kedatangan rasul terakhir yang dikabarkan oleh Isa putra Maryam dan segera membenarkan kenabian Muhammad shalallahu alaihi wa sallam begitu kabar munculnya nabi terakhir telah terdengar.

Wallahu a’lam bishowwab.

Sumber gambar:

Sakura Wallpaper-32 [1024×768]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s