الالِيْمُ Yang Maha Menghetahui

on

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ

Dan Allah mengetahui apa yang kalian rahasiakan dan apa yang kalian lahirkan. (QS. An-Nahl: 19)

Allah merupakan satu-satunya Dzat yang memiliki pengetahuan yang sempurna dan menyeluruh. Apakah suatu hal terlihat dan maupun tidak, nyata maupun tersembunyi dalam hati; Ia mengetahuinya dengan jelas. Karena memang tidak ada yang tersembunyi dari-Nya. Allah tahu apa yang terjadi di masa lalu, apa yang ada di saat ini, maupun apa yang akan terjadi di masa depan.

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.'” Mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau!” Tuhan berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.” (QS. Al-Baqarah: 30)

Salah satu contoh luasnya pengetahuan Allah dapat dilihat dalam kisah penciptaan Adam. Kala itu para malaikat yang merasa heran bertanya pada Allah apakah Ia akan menciptakan suatu makhluk yang akan merusak dan menumpahkan darah seperti makhluk yang Ia ciptakan sebelumnya. Salah satu tafsiran tentang makhluk sebelum manusia datang dari Ibnu Abbas, dimana beliau menjelaskan bahwa makhuk yang dimaksud adalah para jin. Mereka membuat kerusakan di muka bumi hingga akhirnya Allah mengutus Iblis dan para malaikat untuk menghancurkan mereka. Demikian dahsyat kehancuran yang menimpa bangsa jin hingga mereka banyak yang berlari ke tempat-tempat terpencil dan sepi seperti laut, pulau, gunung, atau hutan.

Setelah itu Allah pun menciptakan makhluk baru untuk menggantikan kedudukan para jin, yaitu manusia. Dan dengan keluasan ilmu yang dimiliki-Nya, Allah menakdirkan munculnya para nabi dan rasul dari kalangan manusia; suatu hal yang tak terjadi pada bangsa jin. Dan para nabi dan rasul inilah yang akan meluruskan manusia di saat mereka mulai menyimpang dari jalan Allah. Inilah salah satu contoh keluasan ilmu Allah. Bahkan para malaikat yang berada di dekat-Nya sekali pun tidak mengetahui keluasan ilmu Allah kecuali apa-apa yang Ia jelaskan pada mereka.

English

One Comment Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s