اَلْواسِعُ Yang Maha Luas

on

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

 

Allah menjaga dan mengatur segala sesuatu dengan penuh kasih, kebijaksanaan, serta pengetahuan. Rizki-Nya dapat dirasakan oleh semua makhluk tanpa kecuali; dan Allah paling mengetahui takaran rizki bagi tiap hamba. Itulah mengapa pemberian-Nya pada satu makhluk belum tentu sama dengan yang lain. Tidak ada yang mampu mengungguli keluasan Allah dalam segala hal.

Allah adalah pemilik ilmu yang paling luas hingga Ia memberi kekuasaan pada siapa yang Ia kehendaki. Salah satu contoh keluasan ilmu Allah terjadi pada saat pengangkatan Thalut sebagai raja Bani Israil.

وَقَالَ لَهُمْ نَبِيُّهُمْ إِنَّ اللَّهَ قَدْ بَعَثَ لَكُمْ طَالُوتَ مَلِكًا قَالُوا أَنَّى يَكُونُ لَهُ الْمُلْكُ عَلَيْنَا وَنَحْنُ أَحَقُّ بِالْمُلْكِ مِنْهُ وَلَمْ يُؤْتَ سَعَةً مِنَ الْمَالِ قَالَ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاهُ عَلَيْكُمْ وَزَادَهُ بَسْطَةً فِي الْعِلْمِ وَالْجِسْمِ وَاللَّهُ يُؤْتِي مُلْكَهُ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Nabi mereka mengatakan kepada mereka, “Sesungguhnya Allah telah mengangkat Talut menjadi raja kalian.” Mereka menjawab, “Bagaimana Talut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedangkan dia pun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?” Nabi (mereka) berkata, “Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi raja kalian dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa” Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Mahaluas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.(Al-Baqarah 247)

Allah juga memiliki keluasan dalam hal rahmat, dimana setiap muslim harus meminta pada-Nya saja; terutama apabila berhadapan dengan rayuan orang-orang yang membenci Islam. Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 73,

وَلا تُؤْمِنُوا إِلا لِمَنْ تَبِعَ دِينَكُمْ قُلْ إِنَّ الْهُدَى هُدَى اللَّهِ أَنْ يُؤْتَى أَحَدٌ مِثْلَ مَا أُوتِيتُمْ أَوْ يُحَاجُّوكُمْ عِنْدَ رَبِّكُمْ قُلْ إِنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Dan (janganlah kalian percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepada kalian, dan (jangan pula kalian percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujah kalian di sisi Tuhan kalian.” Katakanlah, “Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Dan ilmu Allah yang tiada batas juga mencakup ampunan bagi makhluk-makhluknya. Sebagai satu-satunya yang menciptakan manusia maka Allah mengetahui segala sesuatu tentang ciptaannya; termasuk dalam hal dosa dan kesalahan. Allah pun mengetahui bahwa manusia itu lemah dan tak berdaya tanpa perlindungan-Nya; seperti Ia mengetahui bahwa akan selalu ada diantara hamba-Nya yang memohon ampunan. Inilah sebuah harapan bagi siapa pun yang hendak memperbaiki dirinya serta menghapus masa lalunya yang kelam. Allah berfirman dalam surat An-Najm ayat 32,

الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الإثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلا اللَّمَمَ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الأرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ فَلا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى

“Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu. ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.”

 

English

One Comment Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s