Waktu Untuk Memenuhi Janji

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Cina

Senjata terakhir yang saya mainkan adalah sebuah pedang besar Cina yang harus digunakan menggunakan dua tangan. Lurus dan memiliki panjang sekitar satu meter, pedang bermata dua ini tampak elok dalam balutan sarung coklat tua.

Saya juga menyukai dan menginginkan pedang wushu yang ringan dan dapat dimainkan dengan satu tangan; akan tetapi pedang besar ini rasanya lebih akrab dengan pedang dua tangan yang saya gunakan untuk berlatih .

Setelah menanyakan harganya pada seorang enci-enci berwajah garang yang tak lain sang pemilik toko; saya hampir saja merogoh kocek untuk menebusnya.

Mendadak ingatan saya kembali ke bwbeapa blok yang kami lewati; dimana barisan busur manchuria warna coklat dan hitam berbaris menunggu pemanah yang akan meminangnya. Batang-batang anak panah kayu berjejer di dalam quiver kulit warna hitam; menunggu giliran untuk ditembakan.

Saya sudah kenal panahan dari beberapa tahun yang lewat; dimana teman-teman asyik berlatih senjata yang ditembakan Saad bin Abi Waqash kala melindungi rasul. Saya pun berniat untuk ikut belajar panahan namun kebanyakan ‘tar sok…tar sok’

Teman-teman semakin rajin berlatih panahan sedang saya justru makin asyik dengan berbagai senjata melee atau pertarungan jarak dekat. Bahkan dalam satu kesempatan mengunjungi negeri asing saya hampir elajar muay korat. Qodarullah rencana itu berubah secara ajaib; dimana akhirnya saya justru berjumpa seorang praktisi muay chaiya yang mengajari dasar-dasar tinju selatan, “kalau ke Thailand lagi, belajar dengan kami saja.” pesannya.

Barisan busur di rak mengingatkan suatu niat yang belum dipenuhi. “Pulang ke Indonesia nanti saya mau belajar panahan.”

Tangerang Selatan…

Seorang pria usia 50an menatap saya. Meski tersenyum saya paham pria turunan Arab ini sedang menyelidiki, “Sudah pernah belajar panahan sebelumnya?”

“Belum pernah sama sekali pak.”

Ia tertawa kecil, “menarik sekali.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s