Suq Al-Ja’fariyah

suq jafariyah
Image: https://twitter.com/kemenag_ri/status/522724974394503169

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Bus melaju mantap melewati jalan raya yang diapit gedung-gedung di kedua sisi. Manusia berkain ihram tampak berjalan dalam kelompok-kelompok yang saling terpisah. Sebagian berjalan menuju ke arah Masjidil Haram, sementara yang lain datang dari arah Masjidil Haram dalam keadaan kepala tercukur licin. Kelompok pertama adalah mereka yang hendak melaksanakan umroh sementara kelompok kedua adalah mereka yang telah menyelesaikannya.

Di sebuah jalan yang semakin padat saya pun menoleh ke kearah deretan toko kelontong yang mirip daerah Melawai Blok M. Jadi terkenang saat menemani para jamaah belanja oleh-oleh di pasar bernama Tsuq Al-Ja’fariyah itu. Ke tempat inilah para pedagang yang dulunya menjajakan dagangan di Pasar Seng pindah; sebaliknya para jamaah yang sempat merasakan berbelanja di pasar tersebut dapat bernostalgia disini.

Produk yang dijajakan sebenarnya sama saja dengan yang dijajajakan di dekat Masjidil Haram atau Jalan Misfalah; pacar, heyna, pensil alis, gamis, abaya, jilbab, peci, tasbih, parfum, bedak kokuriyu, dan mainan anak. Semuanya biasa saja kecuali dimata para pecinta belanja.

English

Latin

2 Comments Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s