Mabit di Muzdalifah

Mabit-DI-Muzdalifah
Image: http://www.berhaji.com/fiqih-haji/mabit-di-muzdalifah

Puas mengelilingi Arafah kami pun berangkat ke Masjid Ji’ronah. Ada rasa sedih saat meninggalkan Arafah mengingat di tempat inilah turun ayat terakhir yang berbunyi, “…Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam menjadi agama bagimu.[1]

Dalam perjalanan kami melewati wilayah Muzdalifah yang pada musim haji digunakan sebagai tempat untuk mabit atau bermalam. Saat ini apa yang nampak di Muzdalifah hanyalah tenda-tenda kosong warna putih yang dilengkapi dengan pendingin ruangan atau AC. Namun bila kita berada di tempat yang sama pada tanggal 9 Dzulhijjah maka akan kita dapati arus manusia tiada henti yang datang dari Arafah.

Di Muzdalifah, para jamaah tidak memiliki aktifitas atau ibadah apapun kecuali beritirahat dan tidur. Inilah yang disebut mabit atau bermalam. Sebagian jamaah menggunakan waktu untuk mencari batu-batu kerikil dalam rangka persiapan melontar jumroh. Sebenarnya hal tersebut tak perlu dilakukan karena di Mina pun banyak batu. Cukuplah bagi kita mencontoh rasulullah yang berangkat kesana semata-mata untuk bermalam. Beliau tidak bergadang atau menghidupkan malam dengan aktivitas apapun, maka petunjuk beliaulah yang paling layak untuk kita contoh saat mabit.

Bermalam dan beristirahat di Muzdalifah merupakan hal yang penting karena keesokan harinya kita akan bergerak menuju Mina untuk melontar jumroh. Secara teori, melontar jumroh di hari pertama hanya berlangsung di Aqobah; namun jangan anda bayangkan jumlah manusia disana hanya seribuan. Banyak sekali hingga mustahil untuk dihitung.

Keesokan harinya, ketika matahari terbit para jamaah haji pun mulai bergerak menuju Mina; adapun wanita dan orang-orang yang lemah diizinkan untuk menuju Mina sebelum matahari terbit sebagaimana yang dicontohkan oleh salah seorang istri rasul, Ummul Mukminin Ummu Salamah.

[1] QS. Al-Maidah ayat 3.

English

Latin

2 Comments Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s