Museum Madinah Munnawarah Mariz Al-Iman

Museum_al-Madinah_al-Munawwarah_Mariz_al-Iman
Image: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Museum_al-Madinah_al-Munawwarah_Mariz_al-Iman.jpg

Saya tiba di meeting point namun belum ada satu pun jamaah yang tampak. Daripada bengong lebih baik saya masuk ke gedung yang berada persis di belakang. Seorang syaikh tua berjanggut putih lebat memanggil, “Tafadhol akhiy. Silakan wahai saudaraku.” Ia menyambut saya dengan sebuah tepukan persahabatan di pundak lalu mengantar ke dalam untuk bergabung dengan rombongan jamaah Mesir yang tengah menyimak penjelasan seorang ustadz.

“Jazakallahu khoyron ya am. Semoga Allah membalas kebaikanmu wahai paman.”

Ustadz itu sedang asyik menceritakan sejarah Madinah sementara telunjuknya menunjuk beberapa foto. Begitu menarik ulasannya hingga rmbongan Mesir menyimak dengan khidmat; walau ada satu dua orang yang sibuk memotret. Selesai dengan foto-foto, kami diajak untuk melihat sebuah maket besar yang ditutupi kaca. Didalamnya terdapat miniatur kota Madinah pada masa nabi lengkap dengan rumah-rumah tanah liat, Gunung Uhud, dan perkebunan kurma yang hijau.

Andai tidak sedang dinas, saya dengan senang hati akan mengikuti tur itu sampai akhir namun waktu berkumpul telah tiba. Saya pun memohon izin dan berpamitan dengan si paman di pintu masuk. Ia menawarkan sebuah buku tentang sejarah Madinah yang dengan senang hati saya beli. Di luar, Pak Anwar dan Bu Ani tersenyum di bawah sejuknya pagi hari kota Madinah.

 

English

Espanol

 

 

14 Comments Add yours

  1. My Surya berkata:

    “Pak Anwar dan Bu Ani tersenyum di bawah sejuknya pagi hari kota Madinah.”

    Aku tersenyum memetik pesan-pesan tentang kebaikan di sini. Mampir kali ini, “Untuk mudah berbagi dan tidak kikir.”

    Terimakasih, aku menjadi teringatkan. 🙂

    Disukai oleh 1 orang

    1. Mayer San berkata:

      saya juga bahagia bun melihat senyum mereka. bukan apa2, karena selama di turki beberapa hari sebelumnya; kedua orang tua itu lebih banyak murung akibat udara yang jauh lebih dingin.

      Disukai oleh 1 orang

  2. My Surya berkata:

    Iya, melihat senyuman di wajah orang lain, membuat kita tersenyum juga.

    Kondisi cuaca turut mempengaruhi suasana hati, lahir batin benar-benar diuji, selama di sana, yaa? Selain pengamatan terhadap beliau, bagaimana pengalaman Bapak tentang hal ini?

    Disukai oleh 1 orang

    1. Mayer San berkata:

      rasanya seperti dikelilingi kenangan bun. hampir tiap bulan saya berada di tempat yang sama namun dengan orang2 yg berbeda. senang tapi sekaligus sedih karena rindu.

      Disukai oleh 1 orang

  3. My Surya berkata:

    Semoga istiqamah senantiasa dalam perjalanan yang mengesankan seperti ini. Terimakasih untuk berbagi. 🙂

    Disukai oleh 1 orang

    1. Mayer San berkata:

      terima kasih kembali bundo. =)
      (btw ada akun fb kah bun?)

      Suka

  4. My Surya berkata:

    Iya Bapak, sebenarnya ada. Hanya saja tidak aktif di sana. Ku tinggalkan karena alasan sendiri ‘terlalu ramainya, semua ada’. Kalau Bapak eksia di fb juga?

    Disukai oleh 1 orang

  5. My Surya berkata:

    *eksis = koreksi 😀

    Disukai oleh 1 orang

  6. Mayer San berkata:

    eksia? keren tuh bun hehe. iya bun, karena postingan bukanmanasikbiasa juga dishare disana.

    tapi memang betul sih bun…agak ‘macet’ dibanding wordpress 😃

    Disukai oleh 1 orang

  7. My Surya berkata:

    Keramaiannya fb sungguh bagus untuk berbagi ilmu seperti isi postingan bukanmanasikbiasa.

    Menemukannya saat ku jalan-jalan di sini, termasuk bagian dari rencana-Nya. Terima kasih Bapak Mayer San, yaa untuk ilmu dan pengalaman yang ku terima.

    Disukai oleh 1 orang

  8. Mayer San berkata:

    sama2 bundo. saya juga berterima kasih atas postingan2 bundo yg membuat saya belajar menggunakan kata2 yg indah.

    Disukai oleh 1 orang

  9. My Surya berkata:

    🙂 Hehe, iya Bapak. Alhamdulillah, senang ada yang terbahagiakan dalam bahagia kita, ya. Ku masih belajar mendata segala yang ada, terpikir, terasa dan alami dengan begini, merangkai kata.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s