Makam Rasulullah

Makam Nabi
Image: http://abdulazizreal.blogspot.co.id/2015/04/kemuliaan-makam-nabi-muhammad.html

Ketika rombongan telah berkumpul kami pun bergerak menuju pintu keluar. Semakin dekat ke pintu lalu-lintas menjadi semakin lambat karena hampir semua orang menghadapkan tubuh kearah kiri demi mengucapkan salam pada Rasulullah dan kedua sahabatnya. “Assalamu alaikum, ya Rasulullah. Wa rohmatullahi wa barokaatu.” Sambil mengangkat tangan kanan. Kemudian berjalan lagi seraya mengucap, “Assalamu alaika ya Abu Bakar Ash Shidiq.” Lalu berjalan lagi dan terakhir mengucap, “Assalamu alaika ya Umar bin Khothob.” Setelah itu kami semua keluar dari masjid sambil mendengar teriakan askar yang melarang orang berdoa sambil menghadap makam rasulullah.
Pada mulanya makam rasulullah merupakan rumah beliau sedangkan kubur beliau dan kedua sahabatnya adalah kamar Ummul Mukminin Aisyah. Ketika beliau wafat disitulah beliau disemayamkan dan ketika Abu Bakar hendak wafat beliau meminta izin pada putrinya untuk dikubur disebelah rasulu. Ibunda Aisyah pun mengizinkan. Ketika Umar dibunuh, beliau juga meminta izin untuk dikubur disamping rasulu dan Abu Bakar. Mulanya Aisyah keberatan karena ingin tempat yang tersisa menjadi miliknya. Namun beliau mengalah dan mengizinkan Umar dimakamkan disana. Beliau sendiri akhirnya dimakamkan di Baqi.
Kini makam rasul dibatasi beberapa pintu keemasan yang dijaga oleh para askar. Dihadapan para askar juga dipasang tembok penghalang setinggi pinggang orang dewasa. mereka mengatur para ziarah agar tidak berhenti terlalu lama, berfoto selfie, atau berdoa sambil menghadap kubur.
Satu hal yang harus diingat oleh para peziarah adalah tidak bolehnya meminta dan memohon pada orang yang wafat meskipun beliau adalah rasulullah. Kebolehan untuk bertawasul (memohon doa melalui perantara) pada nabi atau orang shalih hanya dikhususkan apabila orang yang dimaksud masih hidup. Apabila nabi atau orang shalih tersebut sudah wafat maka kita hanya boleh bertawasul pada orang shalih lain yang masih hidup.

English

Espanol

2 Comments Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s