Untuk Para Pencari Kebahagiaan

rumah kayu
https://www.pinterest.com/explore/wooden-houses/

Apabila anda tengah mencari kebahagiaan sejati, cobalah untuk mempelajari ayat ini. Boleh jadi ia menjadi sarana menuju apa yang anda cari selama ini. Sebuah kebahagiaan sejati.

وَ قَضَىٰ رَبُّكَ الَّا تَعْبُدُوْ إِلَّ إِيَاهُ وَبِالْوٰلِدَيْنِ إِحسَانًا إَمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُ هُماٰ أَوْكِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَهُمّاٰ أُفٍّ وَ لَا تَنْهَر هُمَا وَ قُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai umur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (Surah Al-Israa’: 23)

Kebahagiaan tidak akan datang kepada orang yang menggantungkan harapan kepada selain Allah. Mungkin mereka akan mendapat kepuasan sesaat yang ada pada materi, namun jelas bukan kebahagiaan. Karena kebahagiaan sejati selalu mendampingi seseorang baik dalam keadaan senang maupun susah. Kebahagiaan sejati pun akan mengusir kegalauan dan menjadikan seseorang lebih stabil; sementara materi hanya memberik kepuasaan singkat yang diikuti kemurungan panjang.

Kebahagiaan juga datang dari berbakti pada kedua orang tua, karena meski tidak selalu mudah, namun hal tersebut merupakan perintah dari Allah yang mampu memberi kebahagiaan. Tidak ada kebahagiaan bagi orang yang durhaka.

Dan apabila anda memutuskan untuk terus merenungi surat ini (setidaknya hingga ayat 41) maka akan kita dapati banyak hal terpuji lain yang mampu menghadirkan kebahagiaan.

Tuhan yang memerintahkan para hamba untuk berbakti kepada kedua orang tua, mendoakan mereka, menjaga keluarga, menyayangi anak-anak, menjauhi perzinaan, jujur dalam bertransaksi, dan tidak bersikap arogan; apakah mungkin mengajarkan keburukan?

Silakan anda renungkan dan biarkan hati menjawabnya.

English

Spanish

3 Comments Add yours

  1. My Surya berkata:

    Benar adanya. Melalui perjalanan panjang dan proses yang sungguh tidak mudah, “Kebahagiaan juga datang dari berbakti pada kedua orang tua”, alhamdulillah… Hehee, terlambat mengerti, akunya, Pak…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s