Berkata Baik Atau Diam

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

Barangsiapa yang beriman pada Allah dan Hari Akhir maka hendaknya ia berkata baik atau diam…1

diam-atau-berkata-baikHaji…” teriak seorang askari sambil melambaikan tangan. Paham akan maksudnya saya pun meminta sebagian jamaah untuk menuju kearahnya, “bapak dan ibu sekalian, ikuti askar itu ya. Disana ada counter kosong.

Dengan langkah pelan dan wajah gugup sebagian jamaah pun berjalan menuju askari berbadan besar itu. Tampak jelas dari wajah mereka kecemasan, entah karena belum terbiasa dengan orang Arab yang suka berteriak-teriak kala berbicara atau karena postur tubuhnya yang tinggi tegap. Si askari sendiri tidak bermaksud apa-apa kecuali mengurangi antrean panjang di beberapa counter. Sebagian jamaah berjalan sambil menatap wajah saya penuh harap, mirip narapidana yang akan berhadapan dengan regu tembak. Untuk mengurangi ketegangan mereka, saya pun mengiringi para jamaah tersebut ke counter yang kosong. Setelah mereka tenang barulah saya kembali mengurus para jamaah yang berbaris di counter-counter lain.

Orang Iseng

Pada kesempatan lain saya tengah mengatur para jamaah yang mengantre di beberapa counter. Seorang pemuda yang merupakan bagian dari jamaah saya memanggil, “pak.

kenapa mas?

Ia berbicara pada saya tanpa menoleh sedikit pun dari handphonenya. “saya dapat info kalau travel X (ia menyebut nama travel tempat saya bekerja dulu) tidak ada pengurusnya dan tidak ada busnya.

Saya merasa heran dengan ucapannya, “Insya Allah ada kok. Kan saya pengurusnya!

iya, tapi ini busnya enggak ada!” ia berkeras tanpa memalingkan wajahnya dari handphone.

bus ada di depan, setelah kita selesai proses imigrasi dan mengambil koper baru akan naik ke bus!” kata saya dengan suara agak keras hingga berhasil menarik perhatian jamaah lain termasuk yang bukan dari travel kami. “mana mungkin kan busnya masuk ke ruang imigrasi?” lanjut saya yang disambut tawa para jamaah.

Iya tapi ini katanya enggak ada pengurus dan busnya!

Mas, saya kan pengurusnya. Kalau ada apa-apa pasti kantor mengontak saya. Mana mungkin mengontak jamaah!

Ia tetap berkeras bahwa bus tidak ada.

Untuk menghindari kekacauan akibar berita spam ini saya pun bertanya padanya, “boleh saya lihat isi pesannya?” Mata para jamaah pun langsung tertuju padanya. Si pemuda menjadi salah tingkah dan terbongkarlah kebohongannya. Tidak ada bukti sama sekali.

Beberapa hari kemudian paman si pemuda menghampiri saya. Tanpa ada angin atau badai ia bercerita bahwa keponakannya itu dan ayahnya (kakak kandung si paman) memang memiliki kecenderungan berbuat curang dan berbohong. Saya tidak mau berkomentar karena setiap berita harus diperiksa kebenarannya. Dan tidak setiap berita perlu untuk ditanggapi karena boleh jadi justru menimbulkan kekacauan. Allah telah menjelaskan hal ini dalam surat Al-Hujurat ayat 6,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Wahai orang- orang yang beriman, jika ada seorang fasik datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka telitilah dulu agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian.

1Hadits Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47 Diriwayatkan dari sahabat Abu Huraiarah

Sumber Gambar: https://quotefancy.com/quote/758703/Abraham-Lincoln-Better-to-remain-silent-and-be-thought-a-fool-than-to-speak-out-and

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s